Sleman (MTsN 5 Sleman) — MTsN 5 Sleman menerima sebanyak 29 mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Nasional dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan penyerahan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Perpustakaan Miftahul Ilmi MTsN 5 Sleman.

Mahasiswa diserahkan secara langsung oleh Prof. Dr. H. Andi Achruh, M.Pd.I., Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, didampingi Santun Anggrereni, S.Si., M.Pd., selaku Kepala Program Studi Pendidikan Fisika. Rombongan diterima oleh Kepala MTsN 5 Sleman, Drs. H. Busyroni Majid, M.Si., bersama seluruh wakil kepala madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 5 Sleman menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan KKN Terintegrasi PLP di madrasah tersebut. Beliau menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan menegaskan bahwa MTsN 5 Sleman terbuka untuk menjadi tempat belajar, berbagi pengalaman, sekaligus mengembangkan kompetensi calon pendidik.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Semoga selama menjalani KKN Terintegrasi PLP di MTsN 5 Sleman dapat memperoleh pengalaman yang berharga, baik dalam praktik pembelajaran maupun kehidupan di lingkungan madrasah. Kami siap mendampingi dan mendukung seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan dengan baik,” ungkap Busyroni Majid.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga memperkenalkan profil MTsN 5 Sleman sebagai Madrasah Cyber yang mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi digital, didukung layanan administrasi terintegrasi, budaya paperless, serta berbagai program unggulan di bidang akademik, tahfiz, karakter, dan penguatan literasi digital. Menurutnya, keberadaan mahasiswa diharapkan dapat memberikan warna baru sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah.

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Andi Achruh, M.Pd.I.,menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MTsN 5 Sleman yang telah bersedia menjadi mitra dalam pelaksanaan KKN Terintegrasi PLP Nasional. Ia berharap pihak madrasah dapat memberikan bimbingan serta arahan kepada mahasiswa selama menjalankan program tersebut.

“Kami menitipkan mahasiswa kami untuk belajar, mencari pengalaman, dan mengabdikan diri di MTsN 5 Sleman. Kami berharap mereka memperoleh bekal terbaik sebagai calon pendidik sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi madrasah. Manfaatkan kesempatan ini dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab,” pesannya kepada para mahasiswa.

Program KKN Terintegrasi PLP merupakan kegiatan akademik yang mengintegrasikan pengabdian kepada masyarakat dengan praktik kependidikan di satuan pendidikan. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mempraktikkan kompetensi mengajar di kelas, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan pengembangan madrasah, administrasi pendidikan, pembinaan karakter peserta didik, serta berbagai program kemasyarakatan. Kegiatan tersebut menjadi wahana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai calon guru.

Usai prosesi penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan guru pamong yang akan mendampingi para mahasiswa selama pelaksanaan KKN Terintegrasi PLP. Para guru pamong diharapkan dapat menjadi pembimbing sekaligus mitra belajar bagi mahasiswa sehingga seluruh rangkaian program dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Melalui kerja sama ini, MTsN 5 Sleman berharap sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi semakin kuat dalam mencetak calon pendidik yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki karakter yang unggul untuk memajukan pendidikan Indonesia. (hum)