Sleman – (MTsN 5 Sleman) MTsN 5 Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaring calon peserta didik berkualitas melalui pelaksanaan ujian seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Unggulan Akademik yang digelar pada Rabu (17/04). Kegiatan ini berlangsung tertib dan lancar di laboratorium komputer MTsN 5 Sleman dengan sistem pembagian dua sesi.

Sesi pertama dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, dilanjutkan sesi kedua pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Seluruh peserta mengikuti ujian berbasis komputer dengan suasana yang kondusif dan penuh semangat.

Sebelumnya, madrasah telah melakukan sosialisasi PMBM secara luas kepada masyarakat. Hasilnya, tercatat 106 calon siswa mendaftarkan diri melalui jalur unggulan akademik. Setelah melalui proses seleksi administrasi, sebanyak 94 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahap ujian seleksi.

Selama pelaksanaan ujian, para peserta tampak antusias dan serius dalam mengerjakan soal-soal yang telah disiapkan oleh panitia. Hal ini mencerminkan kesiapan serta motivasi tinggi dari calon siswa untuk menjadi bagian dari MTsN 5 Sleman.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Abdul Jabbar, S.Pd., menjelaskan bahwa mekanisme seleksi tahun ini mengacu pada regulasi terbaru dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Seleksi Jalur Program Unggulan Akademik PMBM tahun ini menggunakan pendekatan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Dasar (TKAD). Hal ini kami sesuaikan dengan regulasi dari Kanwil Kemenag DIY,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan ini dirancang untuk mengukur kemampuan dasar serta potensi akademik calon siswa secara lebih komprehensif, sehingga madrasah dapat memperoleh peserta didik dengan kualitas terbaik.

Sementara itu, Kepala MTsN 5 Sleman, Drs. H. Busyroni Majid, M.Si., menyambut positif tingginya minat masyarakat terhadap jalur unggulan akademik tahun ini. Ia menilai bahwa tingginya jumlah pendaftar menjadi indikator kepercayaan masyarakat sekaligus semangat kompetisi yang sehat di kalangan calon siswa.

“Insya Allah, kondisi ini akan menghasilkan murid-murid yang memiliki jiwa kompetisi tinggi sejak awal. Selain itu, hal ini menjadi daya dorong bagi seluruh komponen madrasah untuk terus menunjukkan sikap profesionalisme dalam membangun sistem pendidikan yang unggul dan berkualitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada hasil seleksi semata, tetapi juga pada proses pembinaan yang berkelanjutan untuk mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Dengan terselenggaranya ujian PMBM Jalur Unggulan Akademik ini, MTsN 5 Sleman optimis dapat menjaring calon siswa terbaik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki semangat belajar tinggi, daya saing, serta kesiapan untuk berkembang dalam lingkungan pendidikan madrasah yang profesional dan religius. (Hum-M5)