(Sleman – MTsN 5 Sleman) MTsN 5 Sleman terus memperkuat komitmennya dalam mendampingi perkembangan peserta didik, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga kesehatan mental dan emosional remaja. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembekalan kesehatan remaja bersama Puskesmas Godean 1 yang berlangsung di Aula MTsN 5 Sleman pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 12.30–15.00 WIB.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MTsN 5 Sleman dengan penuh antusias. Acara dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pemaparan materi dan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta.
Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Godean 1 menghadirkan sejumlah narasumber profesional, yaitu Siam Hanifah, S.Psi., seorang psikolog, serta Nirmala W, Amd., dan dr. Fitri yang merupakan dokter dari Puskesmas Godean 1.
Pada sesi pemaparan, para narasumber memberikan pembekalan secara menyeluruh mengenai dunia remaja, mulai dari pengertian masa remaja, perkembangan fisik dan psikologis, dinamika emosi, hingga berbagai tantangan yang sering dihadapi anak usia sekolah saat ini.
Materi juga menyoroti pentingnya memahami karakter dan perubahan perilaku remaja secara tepat agar guru maupun tenaga kependidikan mampu menjadi pendamping yang baik bagi siswa.
Psikolog Puskesmas Godean 1, Siam Hanifah, menjelaskan bahwa masa remaja merupakan fase yang sangat penting dan sensitif dalam perkembangan manusia. Pada fase ini, anak mengalami perubahan besar baik secara fisik, emosional, maupun sosial.
“Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis atau P3LP sangat penting dipahami, khususnya oleh Bapak Ibu semua di madrasah ini, karena setiap hari bersinggungan langsung dengan para remaja. Hal-hal kecil seperti cara berbicara, mendengar keluhan anak, memberikan apresiasi, hingga tidak menghakimi anak ketika bermasalah sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis mereka,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa guru tidak harus selalu menjadi “pemecah masalah”, tetapi yang paling penting adalah mampu menjadi sosok yang membuat siswa merasa aman untuk bercerita dan didengarkan.
Selain membahas kesehatan mental, para narasumber juga memberikan literasi tentang pola hidup sehat remaja, pengaruh lingkungan sosial, penggunaan media digital, hingga pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Suasana kegiatan berlangsung hidup dan komunikatif. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang sering ditemui di lingkungan sekolah, mulai dari perilaku remaja, tantangan komunikasi dengan siswa, hingga strategi pendekatan yang tepat dalam menghadapi anak dengan kondisi psikologis tertentu.
Kepala MTsN 5 Sleman, Busyroni Majid, M.Si., menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama antara madrasah dan berbagai stakeholder, khususnya layanan kesehatan, menjadi langkah penting dalam mendukung pendidikan yang holistik.
“Kerja sama madrasah dengan stakeholder di sekitar madrasah, khususnya Puskesmas Godean 1, harus terus diperkuat dalam kerangka pendampingan kesehatan anak. Apalagi saat ini, kolaborasi dengan stakeholder juga menjadi bagian dari SKP kinerja dan harus menjadi laporan nyata dalam pengembangan madrasah,” tuturnya.

Beliau juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar guru dan tenaga kependidikan memiliki pemahaman yang semakin baik dalam mendampingi siswa di era modern yang penuh tantangan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Sleman menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang nilai akademik, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang mental peserta didik.
Dengan kolaborasi antara madrasah dan tenaga kesehatan, diharapkan para siswa mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental, emosional, dan sosial. (Hum M5)