(Sleman – MTsN 5 Sleman) MTsN 5 Sleman sukses mencuri perhatian masyarakat dalam ajang Jelajah Inovasi Sekolah Sleman 2026 (JISS) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Sleman (MKKS). Selama gelaran berlangsung di Sleman City Hall, booth bertema “Madrasah Cyber” milik MTsN 5 Sleman dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.

Tahun ini menjadi momentum istimewa karena untuk pertama kalinya madrasah diberikan kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam event pendidikan bergengsi tersebut. Kehadiran MTsN 5 Sleman pun berhasil menunjukkan bahwa madrasah mampu tampil modern, inovatif, dan siap bersaing di era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.

Mengusung tema Madrasah Cyber, booth MTsN 5 Sleman tampil memukau dengan desain modern, tata cahaya yang menarik, serta berbagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Salah satu yang paling menyita perhatian pengunjung adalah hadirnya alat Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran modern yang dapat dicoba langsung oleh pengunjung.

Ratusan pengunjung tercatat mengisi daftar hadir di stand MTsN 5 Sleman. Banyak di antaranya terlihat antusias mencoba teknologi VR untuk merasakan pengalaman belajar berbasis digital yang interaktif dan futuristik.

Tak hanya itu, isi booth MTsN 5 Sleman juga tergolong lengkap karena menghadirkan berbagai pameran program unggulan madrasah, mulai dari Pameran kurikulum dan pembelajaran, Program tahfiz Al-Qur’an, Kegiatan OSIM dan kepemimpinan siswa, Program keagamaan dan pembiasaan karakter. Layanan PTSP berbasis digital, Bimbingan Konseling (BK), Kegiatan kemah dan pengembangan karakter, Hingga inovasi literasi melalui Troli Buku Keliling

Seluruh konsep pameran dikemas secara digital dan modern sesuai tipologi MTsN 5 Sleman sebagai madrasah pelopor cyber di Yogyakarta, yang telah ditetapkan sebagai pilot project oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

Antusiasme masyarakat terhadap booth MTsN 5 Sleman terlihat sangat tinggi. Banyak pengunjung yang datang untuk mengenal lebih dekat bagaimana proses pembelajaran di madrasah yang memadukan pendidikan agama dengan teknologi modern.

Dalam momentum tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Nadhif, S.Ag., M.S.I., turut hadir mengunjungi stand MTsN 5 Sleman. Kehadiran beliau semakin menambah semangat para siswa dan guru yang bertugas menjaga booth.

Menariknya, Pak Nadhif juga ikut berpartisipasi mengambil doorprize yang disediakan panitia dan mendapatkan hadiah berupa sabun. Dengan suasana santai dan penuh keakraban, beliau juga memberikan motivasi kepada anggota OSIM yang bertugas menjaga stand.

Kepala MTsN 5 Sleman, Busyroni Majid, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas suksesnya partisipasi madrasah dalam JISS tahun ini.

“Rasa syukur kami dengan ungkapan Alhamdulillah atas kesuksesan pelaksanaan JISS untuk MTsN 5 Sleman. Pada event pertama ini, hasilnya jauh melebihi ekspektasi seluruh komponen madrasah karena animo pengunjung sangat luar biasa. Hal ini tentu tidak terlepas dari kreativitas luar biasa dari tim yang menyusun kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Beliau menambahkan bahwa tema cyber madrasah yang dipilih benar-benar mampu menarik perhatian masyarakat, terlebih dengan hadirnya teknologi VR yang menjadi daya tarik utama.

“Hampir semua pengunjung penasaran mencoba alat VR dan memberikan apresiasi tinggi karena madrasah telah menyentuh teknologi modern dalam model pembelajaran. Harapan kami, melalui event ini madrasah semakin dikenal masyarakat sebagai lembaga pendidikan berbasis agama namun tetap maju dalam teknologi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pak Majid berharap keikutsertaan MTsN 5 Sleman dalam JISS dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.

“Semoga masyarakat semakin percaya kepada madrasah, dan hal itu akan menjadi motivasi besar bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkasnya.

Keberhasilan MTsN 5 Sleman dalam JISS juga tidak lepas dari keterlibatan aktif seluruh elemen madrasah. Tidak hanya guru dan tenaga kependidikan, para siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) juga dilibatkan secara langsung sebagai penjaga stand, pemandu pengunjung, hingga pemberi informasi kepada masyarakat.

Keterlibatan tersebut menjadi pengalaman nyata yang sangat berharga bagi para siswa. Mereka belajar berkomunikasi, bekerja sama, melayani pengunjung, serta tampil percaya diri di ruang publik.

Melalui pengalaman ini, MTsN 5 Sleman tidak hanya mengenalkan inovasi pendidikan kepada masyarakat, tetapi juga membentuk siswa yang tangguh, mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan suksesnya partisipasi dalam JISS 2026, MTsN 5 Sleman semakin menegaskan diri sebagai madrasah modern yang mampu mengintegrasikan nilai religius, inovasi teknologi, dan penguatan karakter dalam satu ekosistem pendidikan yang unggul dan membanggakan. (Hum-M5)