Sleman – (MTsN 5 Sleman) Dalam semangat berbagi dan kepedulian di bulan suci Ramadhan, MTsN 5 Sleman menyelenggarakan kegiatan pentasyarufan zakat fitrah kepada para penerima zakat (mustahik). Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial madrasah untuk menumbuhkan nilai kepedulian, kebersamaan, serta pengamalan ajaran Islam di lingkungan pendidikan.
Sebelumnya, madrasah telah mengumpulkan zakat fitrah berupa beras yang berasal dari berbagai unsur warga madrasah, yaitu siswa-siswi, guru, karyawan, serta komite madrasah. Pengumpulan zakat ini bersifat
sukarela, karena pihak madrasah tidak mewajibkan seluruh siswa untuk menyalurkan zakat melalui madrasah.
Pihak madrasah memberikan kebebasan kepada siswa dan keluarga untuk menyalurkan zakat fitrah melalui lembaga atau tempat yang mereka pilih. Namun demikian, bagi yang ingin menyalurkan zakat melalui madrasah, pihak sekolah menyediakan fasilitas pengumpulan zakat agar dapat disalurkan secara tepat kepada yang berhak menerimanya.
Zakat yang telah terkumpul kemudian didistribusikan kepada siswa-siswi madrasah yang membutuhkan, serta disalurkan kepada beberapa panti asuhan yang berada di lingkungan masyarakat sekitar. Dengan penyaluran tersebut, diharapkan zakat yang terkumpul dapat membantu meringankan kebutuhan para penerima menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Prosesi pentasyarufan zakat secara simbolis dilakukan oleh Kepala MTsN 5 Sleman, Busyroni Majid, yang menyerahkan langsung bantuan zakat kepada perwakilan penerima.
Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan zakat, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa agar memahami makna berbagi dan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami zakat secara teori, tetapi juga merasakan secara langsung nilai kepedulian dan kebersamaan dalam membantu sesama,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan pentasyarufan zakat ini juga melibatkan para siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Para siswa membantu mengatur manajemen distribusi zakat, mulai dari pendataan, pengemasan beras zakat, hingga pengaturan proses penyerahan kepada para penerima.
Keterlibatan OSIM menjadi bagian dari pembelajaran nyata bagi siswa dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan pentasyarufan zakat ini pun menjadi salah satu bentuk nyata komitmen MTsN 5 Sleman dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, dan solidaritas sosial.
Dengan adanya program ini, madrasah berharap semangat berbagi dan kepedulian yang tumbuh di bulan Ramadhan dapat terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari para siswa. (Hum M5)