Sleman – (MTsN 5 Sleman) Menjelang keikutsertaannya dalam kompetisi roket air tingkat nasional di Bandung, Tim Roket Air MTsN 5 Sleman melakukan audiensi dan sowan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Senin (26/10/2026). Tim yang mengusung nama “De Matsanemas Botol Muluk” ini terdiri atas dua siswi, Nazilla Hudiya Kafa dan Rafaliesha Ozora Annika Putri, didampingi pembimbing roket air, Sutrianto, S.Pd.Si. Kegiatan tersebut bertujuan memohon doa restu, nasihat, arahan, serta pembekalan agar para peserta siap mengikuti kompetisi nasional.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, perwakilan pendamping MGMP IPA MTs Sleman, Ketua MGMP IPA MTs Sleman, lima guru pembimbing, serta tujuh siswa dari sejumlah madrasah, yakni MTs 2 Sleman, MTsN 5 Sleman, MTsN 6 Sleman, MTsN 7 Sleman, dan MTs Sunan Pandanaran. Dalam kesempatan tersebut, pendamping MGMP IPA, Siti Juwariyah, menyampaikan permohonan izin, doa restu, dan arahan bagi para peserta yang berhasil lolos ke tingkat nasional.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah memberikan apresiasi atas keberhasilan para siswa. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses dan tahapan yang telah dilalui, bukan keberhasilan yang datang secara tiba-tiba. Para peserta merupakan siswa pilihan yang telah menunjukkan kemampuan dan kerja keras hingga berhasil mencapai tahap nasional.

Sementara itu, Kepala Kemenag Sleman, H. Nadhif, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan agar para siswa menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar yang lebih luas. Menurutnya, mengikuti kompetisi roket air bukan semata-mata belajar tentang teknologi, melainkan juga kesempatan untuk belajar tentang keberagaman, kejujuran, komunikasi, menghargai perbedaan, dan membangun karakter. Ia menekankan bahwa proses perjuangan merupakan hal yang wajib dijalani, sedangkan kemenangan adalah bonus dari usaha yang dilakukan.
“Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Tugas kita adalah menjalani proses dengan sungguh-sungguh, sedangkan hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT,” demikian pesan yang disampaikan. Ia juga mengingatkan para siswa agar menjaga nama baik madrasah, Kemenag Kabupaten Sleman, Kemenag DIY, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Para peserta diharapkan tetap rendah hati, tidak minder maupun sombong, serta percaya diri dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya. Selain itu, mereka diingatkan untuk senantiasa meminta doa restu kepada orang tua, guru, dan orang-orang yang telah mendukung perjuangan mereka.
Pembimbing Tim Roket Air MTsN 5 Sleman, Sutrianto, S.Pd.Si., menyampaikan bahwa pihak madrasah telah mempersiapkan kedua siswi secara maksimal untuk menghadapi kompetisi nasional. Persiapan dilakukan melalui pendampingan dan latihan agar peserta semakin siap, baik dari sisi teknis maupun mental. “Setiap madrasah mempersiapkan dengan baik, termasuk MTsN 5 Sleman yang mempersiapkannya dengan maksimal,” ungkapnya.
Melalui audiensi ini, diharapkan para siswa memperoleh bekal motivasi dan kepercayaan diri untuk berlaga di tingkat nasional. Bagi MTsN 5 Sleman, keikutsertaan Nazilla dan Ozora menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi peserta didik dalam bidang sains sekaligus membawa nama baik madrasah. Dengan persiapan, doa, dan dukungan berbagai pihak, Tim De Matsanemas Botol Muluk diharapkan mampu mengikuti kompetisi dengan lancar, menjunjung sportivitas, dan memberikan hasil terbaik. (ans/M5)
